Kontribusi Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sidoarjo

Oleh : Fitriani Firman S
Prodi : Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Sebagai negara yang berkembang indonesia memiliki kebijakan untuk memajukan negara dengan pembenahan insfrastruktur dan menaikkan taraf hidup masyarakat di setiap daerahnya agar mencapai otonomi yang lebih baik dan supaya negara lebih maju. Maka itu setiap daerah pasti berlomba-lomba untuk meningkatkan PAD agar daerahnya dapat mengikuti perkembangan jaman dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi.Sebagian besar pendapatan daerah berasal dari pajak sehingga dengan adanya otonomi daerah, pemerintah memberikan peluang kepada tiap daerah untuk dikelola demi pembangunan daerahnya,sehingga dapat memajukan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah maka daerah membutuhkan sumber-sumber penerimaan yang cukup memadai untuk kemajuan daerahnya. sumber-sumber penerimaan daerah ini dapat berasal dari pajak dan bantuan (subsidi) dari pemerintah pusat.
Anggaran pendapatan daerah bersumber dari pendapatan asli daerah dan penerimaan dana yang berupa pajak daerah dan retribusi daerah. sumber-sumber pajak pendapatan pemerintahan daerah di Kota Sidoarjo yaitu pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak parkir, pajak bumi dan bangunan, pajak bea hak atas tanah dan bangunan, dan pajak air tanah yang dapat meningkatkan pendapatan daerah. Di kota Sidoarjo juga diyakini memiliki tingkat potensi yang sangat besar pada sektor hotel dan restoran,karena kabupaten sidoarjo yang juga begitu padat penduduknya dan anak muda yang banyak menggemari setiap hari untuk kumpul dan menghambiskan waktu di sebuah mall atau pertokoan serta banyaknya hotel, apartemen yang terus dibangun di wilayah sudut kota. Pembangunan pusat pembelanjaan yang mayoritas para pengusaha tertarik menanamkan saham atau berinvestasi berlomba-lomba untuk membuka usaha restoran,cafe,dan rumah makan yang cukup potensial untuk dikembangkan lebih pesat sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap penerimaan sumber pajak sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah kota Sidoarjo. Dan diharapakan dalam meningkatnya pembangunan ini dapat memberikan target serta realisasi pencapaian yang lebih baik.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam undang-undang nomor 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisaahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Untuk menggali sumber-sumber keuangan dan banyaknya restoran maupun warung yang tumbuh dan berkembang, memerlukan analisis kontribusi pajak restoran dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah di Kabupaten Sidoarjo. Dalam meningkatkan PAD dari sektor pajak restoran Setiap pemerintah daerah terdapat sumber pendapatan yang berbeda-beda dan harus dikelola dan mampu untuk meningkatkan pendapatan daerahnya tersebut. Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu daerah yang mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun ini yaitu pajak restoran. Hal ini tidak lepas dari besarnya penerimaan pajak sebagai sumber utama PAD. Pajak restoran merupakan salah satu dari sekian banyak pajak yang ada di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki potensi kontribusi yang cukup besar. Meskipun kenyataannya PAD terus meningkat bukan berarti tidak ada permasalahan didalamnya terutama dalam mencapai realisasi penerimaan pajak sebagai sumber PAD. penerimaan pajak restoran di Kabupaten Sidoarjo dari tahun ketahun mengalami perkembangan dari tahun 2013 3,06%, pada tahun 2014 sebesar 3,20%, pada tahun 2015 sebesar 3,64% dan pada tahun 2016 sebesar 4,46%. Menunjukkan bahwa tingkat kontribusi restoran mengalami kenaikan tetapi menurut rasio pada kategori paling rendah terhadap pajak daerah di Kabupaten Sidoarjo. Adapun saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjoperlu menambahkan aparatur seiring dengan penerimaan pajak daerah dan banyaknya jenis pajak daerah Kabupaten Sidoarjo yang ditangani.
Bahwa target dan realisasi pajak hotel dan restoran yang ditetapkan oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Sidoarjo sudah sesuai dengan potensi rill dari pajak hotel dan restoran yang dimiliki Kota Sidoarjo. Namun diketahui adanya beberapa kendala permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah DPPKA Kota Sidoarjo, antara lain adalah kurangnya kesadaran dari wajib pajak, penilaian negatif atau buruk terhadap aparatur pemungut pajak oleh wajib pajak, keterbatasan SDM dalam pengelolaan pemungutan pajak, penerapan Self Asessment System yang disalah gunakan oleh wajib pajak, serta tidak transparasi terhadap pendapatannya. Dari adanya kendalakendala tersebut Pemerintah Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Kota Sidoarjo dapat berusaha melakukan pembenahan-pembenahan dalam pemungutan pajak hotel dan restoran agar pencapaian target dan realisasi dapat tercapai dalam mencapai peningkatan pendapatan asli daerah untuk kegiatan perekonomian daerah yang lebih efisien dan memadai. Ada berbagai saran Dinas pendapatan dan pengelolaan Keuangan Kota Sidoarjo harus menyiapkan tambahan aparatur pajak dalam satu tim untuk mengupdate data-data tagihan yang lebih akurat dan terbaru agar data-data yang diperolah up to date setiap tahunnya serta aparatur pemungutan pajak harus meningkatkan kinerja pemeriksaan dan kinerja lapangan. Dan harus ada peningkatan upaya pengoptimalisasian terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas aparatur pajak agar mampu meningkatkan kualitas dalam pemungutan pajak serta kinerja yang lebih efektif agar dapat menghasilkan efektivitas serta sumbangan kontribusi yang lebih optimal untuk keuangan daerah kota Sidoarjo.

Related

Opini 2564859268470170064

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item