BPBD Bantah Perintahkan Relawan Faida - Vian Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Kaos BPBD Yang Digunakan Para Penyemprot Bukan Dari BPBD

MEMOPOS.com,Jember - Hari ini 12/6/20,BPBD Jember Tidak Pernah Perintahkan Relawan Lakukan Penyemprotan.
Personel Penyemprotan Bukan Staf BPBD Jember Partisipasi Relawan Faida -  Vian, Bukan Personel BPBD Jember.

Klarifikasinya, soal kaos yang belum tentu staf bpbd, dan itu ternyata kaos diklatsar, bukan kaos OPD

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Jember M Satuki memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang dinilai menyudutkan Pemerintah Kabupaten Jember.

"Klarifikasi. Dengan hormat, disampaikan  bahwa video kegiatan penyemprotan dengan handsprayer ada gambar calon bupati/wabup, dilakukan relawan yang tidak kami perintah dan bukan petugas BPBD," tegasnya

Selain itu, Satuki menjelaskan saat ini   BPBD Jember melakukan penyemprotan ke rumah warga positif Covid-19 di Desa Balunglor, Kecamatan Balung, dan Desa Kemuningsarilor, KecamatanPanti.

Lebih jauh Satuki mengungkapkan, alat semprot yang dipakai dalam penyemprotan sebagaimana dalam pemberitaan merupakan milik PP Raudhatul Ulum, yang pada hari ini dilakukan rapid test.

"Relawan bencana yang membantu memakai kaos BPBD adalah kaos Diklatsar tahun 2018 yang diselenggarakan BPBD," tegasnya.

Satuki bahkan menekankan bahwa orang yang berkaos oranye dengan tulisan BPBD dan memanggul alat semprot dengan gambar pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Faida - Vian bukan petugas dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Tindak lanjut pemberitaan yang menyudutkan pemerintah tersebut membuat pihaknya harus berhati-hati, karena pada tahun politik banyak sorotan  terhadap kinerja pemerintah akibat bupati saat ini turut dalam Pilkada 2020 melalui jalur perseorangan.

Sebagaimana diketahui, Faida berpasangan dengan tokoh muda Jember yakni Dwi Arya Oktavianto atau yang akrab disapa Mas Vian.

"BPBD mengumumkan ke semua petugas dan para relawan bencana untuk lebih selektif terhadap kegiatan, tugas dan dampaknya, baik poiltik mupun sosial," tandas Satuki.

Terkait aksi sosial kemanusiaan yang dijadikan amunisi politik untuk mendegradasi nama baik Pemerintah Kabupaten Jember, Satuki dengan tegas BPBD Kabupaten Jember memohon maaf kelada Ibu Bupati dan masyarakat atas keteledoran kami.

"Dan kami janji tidak akan terjadi lagi hal yang demikian," pungkasnya.(ndik)

Related

Headline 2074510634171547583

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item