Bertambahnya Anggaran Penanganan Covid 19 Menjadi Rp.695,2 Triliun

Foto : Istimewa Mentri Keuangan


Surya Dinariyanti
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Covid-19 adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada manusia dengan dimulai dari gejala demam, batuk kering, dan bahkan rasa lelah. Virus baru ini ditemukan di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019, dan virus yang tengah dikhawatirkan oleh seluruh warga di dunia saat ini, penyebarannya hingga ke seluruh dunia bahkan Indonesia terkena dampak dari virus ini. Covid-19 dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain. Penyebaran virus Covid-19 ini sangatlah cepat dikarenakan penyebaran virus ini melalui pernapasan, batuk, bersin, bahkan saat berbicara dengan orang yang terkena virus Covid-19 juga dapat tertular.
Virus Covid-19 ini menyebabkan perekonomian yang ada di seluruh dunia mengalami krisis. International Monetary Fund (IMF) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Dana Moneter International (DMI) memprediksi bahwa adanya virus Covid-19 dapat membuat ekonomi global mengalami penurunan hingga 3 % pada tahun ini. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa dampak virus Covid-19 ini menganggu perekonomian di Negara Republik Indonesia. Butuh penanganan yang sangat ekstra dalam menangani virus Covid-19 sehingga Kementrian Keuangan (Kemenkeu) menambahkan kembali anggaran untuk penanganan virus Covid-19 hingga mencapai Rp 695,2 Triliun sebelumnya anggaran penanganan virus Covid-19 berjumlah Rp 677,2 Triliun, jumlah peningkatan anggaran penanganan virus Covid-19 hingga mencapai Rp 18 Triliun.
Anggaran Penanganan virus Covid-19 yang berjumlah Rp 695,2 Triliun digunakan untuk Kesehatan, Perlindungan Sosial, Intensif Usaha, Sektor UMKM, Pembiayaan Korporasi, Dukungan Kementrian dan Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah. Berikut ini rincian dari Anggaran Penanganan virus Covid19, yaitu Kesehatan sebanyak Rp 87,55 Triliun, Perlindungan Sosial yang berjumlah Rp 203,9 Triliun, anggaran sebanyak Rp 120, 61 Triliun untuk Intensif Usaha, Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebanyak Rp 123,46 Triliun, anggaran yang digunakan untuk pembiayaan korporasi yakni berjumlah Rp 53,57 Triliun, dan juga anggaran sebesar Rp 106,11 Triliun untuk dukungan sektoral kementrian dan lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah.

Related

Opini 8736138788245358587

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item