Anggaran Dadakan Untuk Tangani Convid - 19 Di Kabupaten Lamongan

Foto : Istimewa Kabupaten Lamongan

MEMOPOS.com,Sidoarjo - Covid-19 (SARS-CoV-2) atau yang biasa kita dengar virus corona adalah virus yang cara penularannya dari manusia kemanusia yang menyerang pada sistem pernapasan manusia sehingga dapat memicu gangguan ringan pada sistem pernapasan dan infeksi paru-paru yang berat yang dapat berakibat pada kematian.Virus ini awal mula ditemukan di Wuhan – Cina pada akhir tahun 2019 lalu, virus ini bermutasi sangat cepat dengan gejala yang ringan saat seseorang terinfeksi virus ini, hingga akhirnya wuhan melakukan lookdown pada akhir januari 2020 sebagai upaya untuk membatasi penyebaran virus dan sekarang Wuhan sudah membuka loockdown.

"Di Indonesia kasus pertama virus corona terdeteksi pada 2 maret 2020, hingga saat ini hari selasa, 15 juni 2020 dikabarkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 39.294 orang, jumlah ini mengakibatkan Indonesia berada di posisi kedua terbanyak yang terinfeksi di Asia Tenggara yang ada diurutan pertaman adalah singgapura. Di Indonesia kota dengan penyebaran covid-19 saat ini di wilayah jawa timur sudah sebanyak 8053 orang yang terkonfirmasi terinfeksi virus corona, Lamongan kini telah memasuki Zona merah dengan jumlah pasien yang terinfeksi virus mencapai 168 orang yang memiliki kemungkinan terus bentambah setiap harinya.

"Masyarakat harus mulai benar-benar melakukan penerapan protokol kesehatan secara serius, saling menjaga jarak dan menjaga kebersihan, Selain kesadaran dari masyarakat untuk melakukan sosial distancing, mulai menjaga kebersihan diri dan lingkungan, melakukan etika saat batuk, memakai masker. masyarakat mulai mendapatkan pengetahuan tetang pentingnya memakai masker saat beraktifitas diluar ruangan serta melakukan jaga jarak bila melakukan hubungan tau interaksi dengan banyak orang, Covid-19 ini berpengaruh pada penghasilan seseorang pula karena pekerja yang hanya mendapatkan gaji sepatuh dari biasanya ada yang di rumahkan sementara tanpa gaji, serta ada yang kehilangan pekerjaan atau di PHK.

"Selain masyarakat yang harus mulai melakukan persiapan dengan adanya virus corona ini berlaku pula pada pemerintah daerah kabupaten lamongan yang harus mulai beradabtasi untuk kedepannya belum lagi ada problem seperti rencana tahunan yang beberapa harus tertunda, pelayanan yang tidak bisa maksimal serta penyaluran anggaran yang harus dilakukan untuk penanganan di lapangan, sekarang mulai beradaptasi melakukan pelayanan berbasis online, lembaga pemeritahan yang mulai merubah konsep pelayanan menjadi kearah E-Government, tenaga medis yang bertaruhkan nyawanya untuk merapat pasien.
Saat ini tenaga medis paling dibutuhkan adalah adanya kucuran dana serta alat-alat penunjang untuk penanganan virus corona seperti ruang isolasi, APD, Masker medis, obat-obatan serta memberikan fasilitas lain-lain pada pasien positif covid-19. Untuk melengkasi segala aspek itu baik dalam hal masyarakat, pemerintahan dan bidang kesehatan maka diperlukannya dana yang cukup besar untuk memberikan terbaik bagi semua kalangan.

"Pemerintah kabupaten lamongan telah melakukan penggurangan dana perimbangan sekitar 200 miliar dan menyiapkan anggaran sekitar 70 miliar yang akan disalurkan untuk dua jenis piroritas yakni melakukan pemulihan ekonomi dan jaringan pengembangan sosial. Di mulai dengan pendirian dapur umum  yang akan di bagikan di tiap-tiap kecamanatan sejumlah 1000-1300 kotak nasi, dengan anggaran sebesar 5,8 miliar.

"Pada saat ini pemerintah kabupaten lamongan telah menggucurkan dana siaga bencana senilai Rp 600 juta, anggaran Rp 36 Miliar dari APBD II dibelanjakan untuk Pembelian alat tes (AB tes) dari korea seharga Rp 280 juta yang alat ini di klaim mampu mendeteksi secara cepat dan akurat dan dapat digunakan berkali-kali yang renacananya akan di tempatkan di Puskesmas Karangkembang Babat.

"Selain pengucuran dana dari pemerintah kabupaten Lamongan, Kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyak (RUPR) pemerintah kabupaten juga membangun Rumah sakit yang memiliki fasilitas ruang observasi dan isolasi corona. Dengan lahan sebesar 6.070 m2 yang berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa, Beringin, Temenggunng, kecamatan lamongan, kabupaten lamongan. Dengan daya tampung hingga 82 pasien serta ruangan perawatan terpisah-pisah setiap pasien yakni sebanyak 75 ruang serta 7 ruang isolasi, rumah sakit ini telah rampung pada proses pembangunannya tinggal menunggu waktu untuk peresmian.
Seharusnya pemerintah kabupaten daerah Lamongan seharusnya memberlakukan PSBB agar kasus peningkatannya tidak terlalu tajam, selakukan kebijakan ketat  dirumah saja serta bantuan yang lebih menyeluruh kedesa-desa, agar lebih tepat sasaran.

"Tetap semangat menjalani aktifitas kita, selalu berfikir positif untuk hal-hal yang lebih baik kedepannya. Tetap bahagia atas apa yang kita hadapi hari ini, kita tak bisa merubah segala hal dengan instan. Tetap berfikir positif dan jangan panik jaga kesehatan tetap olahraga. Jangan mengeluh tetap menjaga Lisan agar tidak mengeluarkan kata-kata atau ucapan yang negatif dalam kondisi seperti ini maka bisa jadi berdampak pada kehidupan kita buruk di masa depan. Makanya lisan ini bagian dari ketakwaan. Menjaga lisannya agar senantiasa baik. Jangan lupa bersyukur atas nikmat-Nya karena kita hanya hamba yang menerima bukan dia yang maha menentukan.

Lamongan, 16 Juni 2020
hal : Pengajuan artikel opini untuk diterbitkan
lampiran : Naskah Opini, dan foto diri

dengan hormat melalui surat ini saya :
Nama : Nadilla Oktafiani Mustaqorina
Mahasiswa dari Program Studi Administrasi Publik
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Related

Opini 2846979805966559373

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item