Positif Corona Di Jember, Siapa Dia...?

Penulis : Andik Sugiono (Pemred Memo Pos) 

Dua hari, dua warga Jember positif terpapar Covid-19 (Corona). Begitu informasi resmi yang disampaikan Pemkab Jember. Namun sampai sekarang, siapa dia orangnya?

Publik bertanya-tanya. Bukan sekedar untuk bahan gosip belaka. Namun sejatinya, lebih pada sadar diri. Wajar saja mereka khawatir. Sebab jangan-jangan, yang terpapar Corona itu, orang yang pernah kontak langsung dengannya.

Nyatanya, sampai detik ini juga, tak ada pemberi identitas siapa dia. Pemerintah bungkam. Kami pun bingung, sambil berdoa, mudah-mudahan bukan kolega.

Memang bukan hanya di Jember yang demikian. Banyuwangi yang kabarnya mulai ada yang positif, juga tak berani menyebut nama pasien positif Corona. Pun demikian di Lumajang, yang hanya menyampaikan inisial, daerah asal, serta riwayat jejak aktivitas pasiennya. Malahan di Situbondo sampai jadi polemik, setelah bupatinya mengelak pasien positif Corona meninggal, bukan karena virus itu.

Mungkin, pemerintah tak berani bukak-bukaan soal identitas pasien Corona, karena menyangkut privasi pasien dan keluarga. Maklum, publik dengan berbagai persoalan sosialnya, masih banyak yang menudingnya stigma. Padahal, mereka yang positif Corona sama dengan korban.

Seharusnya, masyarakat hadir sebagai suporter. Teriak memberikan semangat dengan tindakan. Tak harus menjauhi, apalagi mengucilkan pasien dan keluarganya. Meski tetap, harus pandai jaga Social Distancing.

Disadari. Virus Corona ini sangat agresif. Tak seperti HIV, yang menyebar karena berhubungan seks bebas dan lainnya. Bahkan lebih cepat menjadi pasien Corona, daripada mendadak vampire ataupun zombie.

Kemudian lahir keyakinan, jika masyarakat menjadi suporter setia korban Corona, mereka pun tak akan punya beban meski harus mengakui terpapar.  Pun sebaliknya, mereka yang terpapar tak perlu takut, karena lagi-lagi ini bukan aib. Dan kalian, bagian dari korban yang tak pernah berharap terpapar virus mematikan ini.

Berharap, muncul seperti Bima Arya Sugiarto, sang Walikota Bogor yang berani mengakui jika dia positif Corona. Sama juga seperti, Andrea Dian, mengupload sebuah foto dengan mengenakan masker dan mengakui bahwa dirinya positif Corona.

Kenapa harus berani demikian,? Sebab semua lapisan, harus sigap memerangi penyebaran Corona. Pasien positif, sumber penularan dan pemangsa korban baru lainnya. Sudahi Corona, dengan kejujuran, saling dukung, dan jauhi sikap apatis apalagi oportunis. Hidup sehat, panjang umur, terus baca Memopos.com. Wassalam. (*)

Related

Opini 8003071061621432918

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item