"Cerai Sebelum Kawin Politik" Ala PKB

Penulis : Andik Sugiono (Pemred Memo Pos) 

Belum capek menghitung hari pemasangan baliho Djadi (Djoko - Ayub Junaedi), ternyata pasangan bakal calon Bupati Jember itu Tidak Djadi (baca : gagal berpasangan). Padahal, DPP PKB sudah mencetak lembaran SK sakti surat rekomendasi, yang ditandatangani Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen Hasanuddin Wahid.

Djoko - Ayub seperti calon pengantin yang bercerai sebelum berangkat ke KUA. Kenapa demikian? Rupanya fungsionaris PKB di Jember, ngambek gegara Djoko dinilai "selingkuh" dengan pasangan lainnya. Ya, karena beredar rekomendasi dari partai lainnya, yang "mengawinkan" Djoko Susanto dengan Ahmad Halim, 21 Februari 2020.

Beberapa media online lokal Jember pun, merilis berita kekecewaan kader PKB karena Djoko, dinilai melanggar kontrak Jami'iyah. Namun tentunya, mereka sewot karena ada rekomendasi susulan Partai Gerindra di tanggal 26 Februari 2020. Seperti sudah "nikah" politik, namun si doi  punya surat surat kawin ganda, di luar nama pasangannya Ayub PKB.

Wakil Ketua DPC PKB Jember, Ahmad Buang, pun blak-blakan mencabut rekomendasi PKB yang terlanjur memasangkan Djadi. Mereka pun, kembali bakal menggandeng kandidat lainnya, yang tentu bukan Djoko Susanto.

Lantas, bagaimana komitmen 11 partai lokal di Jember yang sudah sepakat, bersatu usung calon seorang lawan petahana? Sebab jika melihat arah politik PKB, mereka sudah enggan ke Djoko, dan Gerindra begitu kesemsemnya menjagokan Djoko bersama kadernya, Ahmad Halim, yang kini menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Jember.

Sejatinya, Ahmad Halim, pernah memiliki kedekatan dengan PKB. Bahkan di tahun 2004 lalu, politisi asal Arjasa itu terpilih jadi dewan PKB. Namun di Pemilu 2014, dia pindah partai : Gerindra. Saat itu dia tak terpilih yang maju lewat Dapil 1 Jember : Kaliwates, Sukorambi, Panti, Patrang, Arjasa, Jelbuk dan Sukowono.

Namun Halim yang pernah menjabat Ketua KONI Jember, itu kembali mengadu keberuntungannya di Pileg 2019. Meski harus pindah Dapil ke Jember 5 : Puger, Gumukmas, Kencong dan Jombang, dia malah terpilih di daerah yang jauh dari tempat tinggalnya.

Dag, Dig, Dug, Sueeer, menunggu manuver PKB Jember mencari kandidat pengganti Djadi. Serta penasaran dengan kekuatan Gerindra mempertahan jagoannya sampai bertamu (daftar) ke KPU Jember, yuk Makan Ketan di Perapatan, Jangan Lupa PKB, Sama Mantan Kadernya : Ahmad Halin. (*)

Related

Opini 6684943063187691966

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item