Suparmi Lega, Anaknya Berhasil Pulang Dari TKW Arab Saudi

Tampak Suparmi Bersama Kelurga 

MEMOPOS.com,Blora - Kedatangan Sri Naning Wahyu Kurniawati(29) Desa Plosorejo Rt05/02 Kec Banjarejo Kab Blora, menurut cerita dari Kades Plosorejo Muslih saat di konfirmasi melalui tlpn WhatbssAPP menyampaikan kepada wartawan pagi ini pukul 09:00 saat itu Kades lagi keluar ke Blora katanya.

Kemudian menemui Suparmi(50)orang tua Sri Naning membantah tentang informasi yang berkembang sebelum  ada komunikasi anaknya selama 13 tahun tidak ada kabar sama sekali dan juga tidak pernah menahlilkan apalagi Saya punya anggapan anak Saya sudah meninggal dunia itu dulu pernah ada masukan dari tetangga dekat menyuruh mengadakan tahlilan atau bancaan tetapi saya tidak mau karena hubungan batin orang tua kepada anaknya pasti ada tetenger atau bisa dalam mimpi, Saya Yakin betul kalau anak saya masih hidup, dan  informasi yang sudah berkembang dari keluarga menyampaikan tidak pernah mengadakan atau gelar Tahlilan atau bancaan tegas Suparmi kepada wartawan.

Saya mengucapkan banyak trima kasih sebesarnya kepada Dinas Tenaga Kerja  yang telah membantu kepulangan anaknya sampai rumah dengan selamat.

Dan cerita Suparmi selama anak saya bekarja di TKW Saudi Arab hampir 13 tahun baru kirim 2x kalau di rupiahkan sejumlah 6 juta dan tetapi cerita dari anak saya itu sudah mengirimkan 12jt, tapi gak apa -apa lah, Mas kata Suparmi kepada Wartawan saat ditemui di rumahnya jam 8:30Jumat(17/01/2020)

Menurut cerita Sri Naning sampai bisa lepas dari majikanya melarikan diri sampai Jedah lalu duduk-duduk bengong lalu ada Police Wanita menanyakan kepada Sri Naning panjang lebar dan jawabanya kangen orang tua yang di Indonesia lalu di antarkan ke tempat ke Masjiddil Kharrom (KJRI)

Dari Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Penta Tran) Dinperinnaker, Ir Sugeng Saptono, M.MA  mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinperinaker Kabupaten Blora Purwadi Setiono, S.Sos mengemukakan, pihaknya menerima kabar dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jakarta yang diteruskan ke  Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Semarang. 
“Pada Selasa (14/1/2020), kami terima kabar dari BP3TKI Semarang adanya TKI asal Blora yang dipulangkan setelah tidak ada kabar lebih kurang 13 tahun,” jelasnya, di Blora, Kamis (16/1/2020).
Kemudian, Rabu (15/1/2020) pagi, bersama Kepala Seksi Penta Dinperinaker Blora Joko Setyo Untoro, S.Pt, MM dan salah satu ASN setempat mendatangi dan memberitahukan ke rumah orang tua di RT 05/02 di Desa Plosorejo.
“Kami tanyakan, kemudian ditunjukan fotonya.dibenarkan bahwa itu adalah Sri Naning, anak ke dua dari Sulimin dan Suparmi lalu Jerit tangis dan haru terjadi di keluarga itu tidak bisa dibendung sangat senangnya,Sebab ia pergi sudah 13 tahun tidak ada kabarnya,” jelas Ir. Sugeng Saptono, MM.

Selanjutnya, pada Rabu (15/1/2020) Kepala Desa Plosorejo, Muslih didampingi Bapak dan adik kandung  Sri Naning langsung menuju Jakarta menjemput di bandara Soekarno Hatta.
Hal yang sama disampaikan Kepala Seksi Penta Dinperinaker Blora Joko Setyo Untoro, S.Pt, MM membenarkan bahwa setelah mendapat kabar langsung meluncur ke rumah keluarga yang bersangkutan dan dinyatakan sudah lama tidak ada kabarnya.
“Diduga dulu berangkat menjadi TKI ke Arab Saudi pada tahun 2007 melalui biro jasa tenaga kerja ilegal,” kata Joko Setyo Untoro S.Pt, MM.
Setiba di Blora, Kamis (16/1/2020), oleh kepala desa Plosorejo tidak langsung dibawa ke rumah, melainkan di antar ke Dinperinakker Blora terlebih dahulu untuk menyampaikan keterangan dan ucapan terimakasih telah membantu dan memberikan informasi.
“Mewakili keluarga kami sampaikan terimakasih kepada Dinperinaker Blora yang telah membantu, sehingga warga kami yang tidak ada kabarnya bisa pulang dengan selamat,” kata Muslih.

Ketika dijemput,  Sri Naning tampak mengalami depresi, sedikit mau bicara, bahkan tidak kenal dengan adiknya dan tidak mau makan.
“Alhamdulillah, setibanya di kantor Dinperinaker, disambut dengan baik dan disuguh makan serta minum. Ia mau makan dan berkomunikasi,” katanya.   
Sulimin (52) ayah Sri Naning mengaku terharu, bersyukur atas kepulangan anaknya.
“Saya sangat bersyukur, terharu dan senang bisa ketemu anak perempuan saya setelah 13 tahun tidak ada kabar.Terimakasih kepada Dinperinaker Blora,” jelasnya.

Harapanya“Saat itu beberapa kali mendatangi supranatural untuk meminta petunjuk. waktu keberangkatan menjadi TKI ke Arab Saudi supaya ada kabar yang terbaik buat anaknya, saat bekerja dirumah majikan diSaudi, KTP saya juga dibawa dan katanya disimpan sama majikannya,” ujarnya.
menurut Sulimin, pada satu tahun pertama, anaknya rutin mengirimkan uang dan komunikasi dengan keluarga, namun pada tahun kedua hingga selama sekian tahun itu tidak ada kabar dan komunikasi dengan anaknya. 
“Terakhir itu dia bilang akan pindah Bos (majikan). Setelah itu tidak ada kabarnya lagi,” ucap Sulimin. 
Sementara itu, Sri Naning, meski masih kelihatan galau, namun perlahan bisa menceritakan hingga akhirnya ia kekuar dari rumah majikan.
“Pada awalnya dimarahi karena lagi nonton televisi dan tidak kerja. Kemudian saya keluar, ditolong polisi hingga ke KJRI di Jedah hingga diurus dan bisa pulang ke Indonesia,” katanya.
Menurutnya, keluarga majikan tempat ia bekerja orangnya baik.
“Majikan bilang gaji saya disimpan di rekening bank dan boleh diminta jika saya perlu. Tapi saya belum minta, takut juga kalau bawa uang banyak. Jadi saya saat ini tidak bawa uang,” katanya.
Sri Naning menyampaikan terimakasih kepada pihak PT jasa tenaga kerja yang menyalurkannya.
“Saya katakan terimakasih kepada pihak PT. Kalau gaji saya dipotong pajak dan administrasi gak apa. Asal saya masih bisa terima uang,” ujarnya. 
Menanggapi sepenggal cerita dengan logat berbahasa Arab – Indonesia,  Kepala Bidang Penta Tran Dinperinaker, Ir.  Sugeng Saptono, M.MA mengatakan pihaknya akan mengusahakan untuk membantu.
“Kami  akan berusaha bantu supaya hak Sri Naning bisa diterima. Hanya saja, saya pesan kepada orang tua dan keluarga agar Sri Naning  dijaga supaya bisa lebih tenang dan istirahat cukup,” katanya.

Kades Plosorejo Muslih mengungkapkan rasa bangga dan Saya sampaikan banyak terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja yang telah membantu ke pulangan warga kami, semoga warga kami biar tenang dan biar bisa pulih kembali Kata Muslih.(ardy)

Related

Headline 3498998862878427599

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item