Lazzuardi : Saya Pasang Plang Di Tanah Milik Sendiri'Bukan Ditanah ILTDC

Lahan Tanah Saat Di Kasih Plang 

MEMOPOS.com. NTB - Gema Lazzuardi menyatakan "saya hanya pasang Plang di tanah milik saya sendiri seluas 60 Are.terletak di Desa Kuta Kecamatan Pujut, Kabupaten LombokTengah (Loteng) Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB).Tanah seluas 60 Are tersebut tidak pernah saya jual kepada siapapun termasuk kepada Indonesia Tourism Decelopment Corporation (ILTCC)." Tegasnya.

Demikian dikatakan Gema Lazzuardi ( 51 ) ditemui Wartawan Media ini bertempat di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Minggu (19/1/2020) pagi.

Lazzuardi menjelaskan "tanah miliknya seluas 60 Are itu, dikuasainya sejak dulu hingga saat ini.  Sebagai bukti hukum lanjut Lazzuardi  tanah tersebut pernah perkara perdata di Mahkamah Agung Reg.No.2983/K/Pdtd/ 1995 telah dimenangkan oleh pihaknya.
Perkara dimaksud lanjut Lazzuardi  telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Oleh karena itu baik secara defakto maupun secara dejura tanah seluas 60 Are itu adalah syah menjadi miliknya menurut hukum."jelas Lazzuardi.

hingga saat ini lanjut Dia tanah miliknya itu masih  dikuasainya
"Sejak perkara dimenangkan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia.maka sejak itu pula Lazzuardi telah memasang Plang/Papan Permakluman diatas tanah seluas 60 Are tersebut terletak di Desa Kuta, Kecamatan Pujut,Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)." sebutnya.
Lazzuardi mengaku, bahwa "tanah miliknya tersebut belum dibayar oleh siapapun termasuk pihak Indonesia Tourism Development Corporation ( ITDC). Lazzuardi mengaku bahwa tanah milik nya tersebut oleh ILTDC  pernah mengajukan penawaran kepada pihaknya sembari Lazzuardi perlihatkan kepada wartawan media ini berupa bukti Surat Penawaran Nilai Harga Tanah yang dimaksud kepada pihak nya dari ILTDC pada tanggal, 25 Oktober 2016 No.18/KPM/ITDC/X/2016. Surat dari ILTDC tersebut ditandatangani oleh PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atas nama Direktur Proyek I Gd Lanang Bratasuta sebagai Ketua Tim Pembebasan Tanah Enciave KPM.dengan tembusan kepada Direksi ILTDC sebagai Laporan.
Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima pembayaran dari  ILTDC." tutur nya padahal sejumlah surat suratnya termasuk warga lainnya telah diserahkan kepada ILTDC." Ungkapnya.

'ILTDC mengirim surat kepada pihaknya sebagai bukti/fakta bahwa ILTDC membenarkan dan mengakui bahwa pihaknya Lazzuardi sebagai pemilik syah tanah yang dimaksud. Demikian pula Pihak nya telah menyerahkan berupa surat surat dan Sporadik dan surat surat lainnya.Termasuk surat dari Gubernur NTB bahwa ada nama-nama warga lainya selaku pemilik tanah termasuk tanah milik Jinalim seluas 60 Are dan tanah milik Lazzuardi seluas 60 Are kepada pihak ILTDC untuk diproses lebih lanjut."tegas Lazzuardi.

Lazzuardi menambahkan karena "tanahnya belum dijual maka "pembayaran SPPT/PBB tiap tahun masih dibayar dan masih nama pemilik tanah yaitu Lazzuardi hingga saat ini.
Adapun alasan Lazzuardi memagar atau menutup jalan diatas tanah miliknya tersebut, karena dulu hanya diberi sebagai pinjam pakai  sementara saja kepada masyarakat yang hendak lewat disana." tutupnya.

Hingga saat ini pihak ITDC belum dapat dikonfirmasi," Imbuhnya

Taqwa NTB.

Related

Headline 347733762335510798

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item