Pledoi Terdakwah Pungli Silmi Sangat Lemah, Pengacara Nasrudin Mendukung Jawaban Jaksa Tipikor


MEMOPOS.com, Mataram.NTB-Ahmad Ernady,SH CH. Penasehat Hukum H. Nasrudin,S Sos M.Pdi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, menyatakan "Pledoi terdakwa Tindak Pidana Pungutan Liar (Pungli) H.Silmi, melalui Kuasa Hukumnya Burhanudin, menyebutkan Pungli Dana Masjid Pascacgempa Lombok atas perintah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB tidak benar." Tegasnya

Demikian dikatakan Penasehat Hukum H. Nasrudin saat ditemui wartawan disela- sela kesibukannya,Sabtu (10/8/19) di Mataram.

Ahmad Ernadi yang biasa dipanggil akrab dengan nama Mamiq Ken menjelaskan, "Pledoi (nota pembelaan Red) H.Silmi sangat lemah karena apa yang dikatakan dalam Pledoinya itu tidak didukung fakta/bukti." Sebutnya.

Kementerian Agama lanjut Kuasa Hujum Nasrudin adalah "sebuah Institusi pemerintah, tentu dalam mengeluarkan setiap kebijakan/keputusan pasti dilakukan secara tertulis, sedangkan keterangan terdakwa H Silmi dalam Pledoinya itu adalah omongkosong, tidak didukung bukti tertulis." Tuturnya.

Namiq Ken menambahkan "Musibah gempa tempo hari bukan hanya Lombok Barat yang dilanda Gempa, tetapi sepulau Lombok, yaitu Kabupaten Lombok Utara,Kabupaten Lombok Timur, dan Kota Mataram sampai di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengalami juga musibah gempa, mana bisa perintah lisan oleh Nasrudin, tentu harus tertulis, jika benar ada perintah Kanwil Kemenag NTB silahkan buktikan dan tunjukkan mana suratnya?." Dengan nada tanya.

Selain tertulis tentu dalam mengambil kebijakan/keputusan pasti ada rapat dan notulen rapat yang dihadiri oleh pejabat/ petugas yang berkaitan dengan tugasnya tersebut, sedangkan Pledoi terdakwa Silmi tidak didukung oleh bukti surat maupun keterangan saksi, yang hanya kemungkinan terdakwa H Silmi bermimpi disiang bolong tidak bisa dibuktikan secara hukum." tuturnya.

Tidak mungkin "Nasrudin perintah atau menyuruh terdakwa Silmi untuk pungli dana Masjid,uang recehan, Nasrudin itu orang kaya,malah justru H.Narudin yang sering me nyumbang,Dia (Nasrudin (Red) selalu tangannya diatas atau sering memberi bantuan kepada yang membutuhkan, terutama kapada kaum papa kerap ditolongnya karena H.Nasrudin tidak tega melihat orang susah." Sebutnya.

Kuasa Hukum Nasrudin justru mendukung jawaban Jaksa Penuntut Umum"jawaban Jaksa Ida Ayu Dewi benar dan tepat yang menyatakan keterangan Terdakwa Silmi sebelumnya tidak pernah diuji keabsahan nya dalam persidangan, melainkan pernyataan yang disampaikan Silmi pada saat diperiksa sebagai terdakwa dipersidangan tidak  dibawah sumpah." Imbuhnya.

Sehubungan hal tersebut kuasa hukum Nasrudin meyakini Pledoi Silmi melalui Kuasa Hukumnya akan dikesampingkan oleh Majelis Hakim demi Hukum."tegasnya.(Taqwa).

Related

Hukum Kriminal 6917928373502974946

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item