Pensiun : Pegawai Lapas Jember Miliki Puluhan Penghargaan Tajemtra

Pensiunan Lapas Masih Aktif Ikuti Tajemtra

MEMOPOS.com,Jember-Sosok Sudiyo (71), warga Letjen Suprapto Kebonsari, terbilang langka. Meski tak muda lagi, ia mengaku selalu tertantang disetiap event gerak jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra).

Rupanya, keikutsertaannya ke 33 kalinya dalam lomba Tajemtra atau lainnya diikutinya sejak muda. bahkan ibadah salat tidak terlewatkan, olahraga jalan sehat ia jadikan sebagai bagian dari gaya hidupnya.

"Saya nggak pernah meraih trofi, hanya sertifikat penghargaan saja meski sudah ke 33 kali, mungkin catatan waktu tim juri sebelumnya tidak memberikan tambahan untuk ibadah" ungkapnya, Jumat (30/8/2019).

Padahal, Sudiyo tercatat sudah puluhan kali ikut lomba, 3 kali di era Bupati Abdul Hadi (1975), 2 kali Bupati Supono (1980), 3 kali Bupati Suryadi (1986), 5 Kali Bupati Priyanto Wibowo (1989), 4 Kali Bupati Winarno (1994), 5 Kali Bupati Samsul Hadi Siswoyo (2000), 8 Kali MZA Jalal (2005) dan 4 kali di masa kepemimpinannya, Bupati Faida.

"Pernah saya tiga kali ikut gerak jalan begini, event Watu Ulo-Ambulu (Watam). Juga Maesan-Bondowoso (Mabun) 1996 dan Kemiri-Panti," kenangnya peserta nomor Strat 0118 perorangan putra.

Pensiunan PNS Lapas Kelas II A Jember ini mengatakan, kunci tetap sehat tetap berolahraga. Tajemtra bagian dari pikiran dan tubuhnya. Selain bermanfaat untuk kesehatan, dan gerak jalan Tradisional, juga dapat mempererat persaudaraan yang kuat.

"Hormati jasa pahlawan, oleh karenanya wajib siapa saja peserta jalan sehat Tajemtra berpakaian sopan. Orang sopan selalu menghormati dirinya sendiri," ujarnya.

Sudiyo menambahkan, tahun-tahun sebelumnya, para peserta Tajemtra untuk perorangan minimal usia 40 tahun, namun sekarang sudah tidak jelas sehingga sulit diatur, seharusnya berangkat dari strad hingga sampai di garis finish. Namun, saat ini terasa sedikit berbeda dari biasanya.

"Adanya penggembira bertindak jalan sendiri-sendiri brangkat dari setengah perjalanan, berhenti dan tidur di tengah jalanan. Kiranya panitia hal-hal seperti ini ditertibkan, apalagi seingat saya sudah terjadi semenjak 2000-an," keluhnya

Sementara Kepala Dispora Jember, M Thamrin menjelaskan, tahun ini jumlah peserta yang ikut lomba Tajemtra mencapai lebih 10 ribu. Angka luar biasa, untuk ukuran lomba gerak jalan Tajemtra.

"Tim beregu pelajar memang berkurang, tapi untuk beregu umum banyak sekali, yang jelas pesertanya 10 ribuan ke atas," tuturnya.

Kepala Dispora Kabupaten Jember, menampilkan, mulai tahun ini peserta Tajemtra waktu untuk Shalat ditambahkan kurang lebih nya 20 menit untuk istirahat dan ibadah.

"Waktu yang diberikan untuk tim beregu putra dan perorangan putra lima jam 35 menit, sedangkan untuk tim putri dan perorangan putri enam  jam 25 menit,"tutup Thamrin. (ndik)

Related

Headline 3591172450986621271

Posting Komentar

emo-but-icon

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik

Redaksi Memo Pos Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya IPTU Ainur Rofik
Semoga Almarhum Di Terima Disisinya Dan Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan (Selamat Jalan Komandan Kami Keluarga Besar Memo Pos Jember Selalu Panjatkan Doa Untukmu)

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item