Warga Dukuh Wotrangkul Desa Klopoduwur Banjarejo Blora Memohon Kepeduliannya Kepada Pemerintah

Warga Yang Perlu Uluran Tangan Pemerintah

MEMOPOS.com,Blora-Adanya kondisi yang dirasakan keluarga Bu Darsi  Dukuh Wotrangkul Desa Kloppduwur kecamatan Banjarejo,Minggu (14/7) saat di datangi pewarta,menyampaikan keadaan kondisi yang di alami atau yang di rasakan beban keluarganya, meminta atau memohon kepedulian kepada pemerintah atau memohon  aluran tangan,tentang keadaan kondisi yang sangat memperhatinkan,

Dari keteranganya atau awal ceritanya, saat melahirkan  seorang anak perempuan  di RSUD Blora,di kutip akte kelahiran(11/1)yang saat ini sudah dikasih nama Siti Masirroh,lahir di RSUD dalam kelahiranya oprasi saat itu,sampai saat ini usia bayi tersebut kurang lebih sudah menginjak usia enam/6 bulan,
Disaat kelahiran bayi tersebut,normal normal saja,setelah menginjak usia 2 bulan ada perubahan kepala besar bisa disebut penderita  Hidrocelalus , Sitii Masirroh,Bayi yang masih beusia 6 bulan, merasakan sakit terkadang badane hangat, rewel atau menangis,

Saat di datangi pewarta, keteranganya, disaat itu tidak punya biaya untuk membiayai persalinan diRSU, biaya persalinan tersebut,terpaksa  menjual rumahnya untuk biaya persalinanya,

Bayi tersebut merupakan anak dari pasangan Suparno,  Bu Darsi,Dukuh Wotrangkul Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora,

 Dari  keteranganya Bu Dasri  tidak mempunyai biaya untuk membayar  biaya RSUD jadi saya terpaksa jual rumah,ucap Darsi,
Suyanto selaku tetangga dekatnya,menyampaikan rumahnya  cuma  satu dan tanahnya atau kampungnya,,karena Bu Dasri tidak punya biaya  terpaksa menjual rumahnya  padahal itu yang di tinggali sampai sekarang ini,ucap Suyanto,

Dalam keterangan Bu Dasri,rumahnya terjual  laku empat belas juta (14.500) ,dana terserbut untuk membiayai persalinanya, karena gak punya uang atau duit terpaksa rumah saya jual karena untuk biaya,

Selain itu  dana tersebut buat oprasional yang lainya telas kathah maksutnya habis banyak pak,jawab Darsi,

Terus kalau rumahnya sudah di jual mau tinggal dimana? ya belum tahu ucap Dasri,,kapan dibongkar atau di bedol rumahnya yang beli?.kata Dasri, setelah Sasi Surro"

Dalam keteranganya ibu Dasri belum mempunyai KIS akhirnya habis banyak,
Terpaksa saya jual rumah karena gak punya dana yang lain untuk makan  aja susah,suami sehari hari jual pentol keliling,terkadang sepi kadang lumayan,ucap Bu Darsi

Kenapa disaat persalinan tidak membawa KIS waktu itu saya sudah pasrah, dalam keteranganya,pungkasnya,

Harapan keluarga Suparno Bu Darsi memohon aluran tangan kepada  pemerintah,juga mengaharapkan aluran tangan,,dalam kondisi keluarga  Bu Darsi,Dukuh Wotrangkul Rt04/01 Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora,

 Bu Dasri memohon kepedulianya,kami rakyat miskin,saya tidak bisa apa apa,dan harus bagaimana,saya pasrah kepada Allah SWT semoga diberi petunjuk dengan keadaan keluarga kami,,sehingga  pemerintah bisa memberikan suatu kepediluan ,sehingga  membantu, mengurangi beban,ucap  Bu Darsi,

Dar keterangan tersebut  disaat lahir tidak ada tanda tanda apapun,tetapi dalam menjelang usia menginjak 2bulan kondisi kepala bayi ada perubahan atau kepala  membesar,

 Saat di datangi pewarta pada jam 11:30wid dirumanhya,,Bu Darsi menyampaikan banyak banyak terima kasih,semoga dari pementah bisa membantu beban saya,tandasnya. (ardy)

Related

Sosial Budaya 2347171073088817923

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item