Dr. HM. Natsir, SH. M. Hum :Pemimpin Yanv Amanah Itu Langka

Dr. HM. Munatsir Bersama Meluarga

MEMOPOS.com,NTB-Wakil Rektor Universitas Negeri Mataram (Unram) Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr.HM.Natsir,SH. M.Hum menyatakan" Pemimpin yang amanah itu langka." Demikian dikatakan Dr.HM.Natsir, SH.M.Hum.saat ditanya Wartawan Minggu, (14/7/19)via telepon bagaimana pendapat dia terkait  pemimpin yang ananah.

Mantan Pembantu Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) tahun 1996-2004 itu menjelaskan "Pemimpin harus memiliki kemam puan manejerial yang baik dan benar, skill, cerdas, jujur dalam memimpin dan tidak boleh otoriter." jelasnya

Selain itu menurut tokoh Nasional kelahiran  Bima NTB ini "Pemimpin harus menjadi motivator, kepada apa yang di pimpinnya, termasuk memilih orang yang akan membantu dalam tugas." sebutnya.

Yang tidak kalah penting lanjut Wakil Ketua
Gerakan Pramuka Ntb ini  "pemimpin harus memiliki semangat perubahan,transparan dan demokratis,tidak menabrak undang- undang dan peraturan yang berlaku." tegas Kandidat Guru Besar Hukum Pidana Unram itu.

Bahwa untuk mencapai maksud dan tujuan terse but, "pemimpin harus  beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,Tuhan Yang Maha Esa agar tidak bertempat tinggal dipenjara, sekarang namanya Lembaga Pemasyakatan kata Ketua Rukun Keluarga Bima se Pulau Lombok (RKB) itu.

Oleh karena itu apabila "pemimpin tidak berhati -hati dalam memimpin, tentu akan sengsara di akhirat, jika pemimpin yang bersangkutan tidak bisa pertanggungjawab kan apa yang dipimpin nya. Oleh sebab itu lanjut Dia,Pemimpin atau pejabat  harus berjiwa luhur." ungkap mantan Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Unram  yang santun ini.

Pemimpin yang kita harapkan adalah "pemimpin yang haus gol, haus keberhasilan, haus perubahan,jangan pemimpin yang bermental
kondektur." ungkap Doktor yang akrab dengan berbagai Media Massa itu.

Jika hal ini yang terjadi maka pemimpin tersebut ketinggalan kereta alias gagal karena disinilah "nilai amanah. Pemimpin yang amanah  dijamin masuk surga.Pemimpin yang amanah dibangun kan rumahnya diakhirat nanti dengan cahaya. Dan diharamkan baginya masuk neraka. Tetapi jika pemimpin melaku kan kesalahan maka nanti yang akan menjadi jaksa atau penuntut umum di akhirat adalah semua rakyat yang dipimpinnya  " jelasnya.

Bayangkan saja lanjut lelaki yang ramah itu "kalau satu jaksa saja kita tidak akan mampu menghadapinya,apalagi semua rakyat yang dipimpinnya yang menjadi penuntut umum diakhirat kelak," kata Doktor yang memiliki puluhan ribu pendukung itu.

Sementara pembelanya atau pengacaranya lanjut Wakil Ketua Gerakan Pramuka NTB itu"tidak ada diakhirat, selain  perbuatan yang dikenal dengan sebutan amal ibadah yang bisa membelanya" ungkap nya.

Alumni Unram  ini menambahkan "Dimana-mana  pemimpin banyak yang bermasalah, sehingga yang terjadi adalah berbagai penyimpangan yang bermunculan ujung-ujungnya masuk bui dan akhirnya menjadi warga binaan lembaga pemasyarakatan."

Sesungguhnya pemerintah melalui aparat penegak hukum, KPK,Kejaksaan dan Kepolisian sangat konsen menjalankan tugasnya melakukan Pemberantasan Korupsi

Tetapi masih ada saja pejabat yang melakukan tindak pidana korupsi.

Oleh sebab itu "para pejabat berhati- hati dan dapat menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan tercela dan seharusnya pada kesem patan menjadi pemimpin itulah dijadikan sebagai "sarana ibadah karena menjadi pemimpin adalah amanah.bukan sarana untuk memper kaya diri sendiri atau golongan." sebut Doktor yang hobi membaca itu.

Allah swt telah menjanji kan kata lelaki yang dikenal rendah hati itu, bahwa untuk "pemimpin yang amanah akan di bangunkan rumah dengan cahaya di surga.Tetapi kenyataan nya banyak  pemimpin memilih penjara sebagai rumahnya" sebut Doktor yang berwajah ganteng ini. (Taqwa)

Related

Headline 6251061344868132712

Posting Komentar

emo-but-icon

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK.MH.

Kapolres  Jember AKBP Arif Rachman Arifin  SIK.MH.
Kapolres Jember Beserta Staf Dan Jajaran Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ - 182

Kodim 0824 Jember

Kodim 0824 Jember
Keluarga Besar Kodim 0824/Jember Beserta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 38 Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie (Presiden Republik Indonesia Ke - 3)

Kapolres Jember

Kapolres Jember
Ciptakan Pilkada Jember Aman Dan Damai

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item